Sabtu, 08 Januari 2011

coba"

( UMUR 3HARI – 5TAHUN )

Perkenalkan Nama Saya Dwi Novita Sari, Saya sering di panggil teman saya “Vita”, Saya Lahir di Semarang, pada tanggal 10 November 1994, Anak Bapak Sudiyono dan Ibu Dwi Supartini dari 2 bersaudara.
Bapak Saya berasal dari Semarang, dan sekarang bekerja sebagai PNS, sedangkan Ibu saya berasal dari Jepara dan bekerja sebagai Ibu rumah tangga yang mengurus keluarga kami.
Saya Tinggal di Semarang tepatnya di kawasan Pedurungan, Perumahan Graha Mukti Utama, di daerah rumah saya memiliki banyak tetangga yang ramah, mereka saling berbagi dan bersosialisasi dengan nada yang santun, banyak anak kecil yang selalu melengkapi keceriaan di daerah saya, dan daerah saya saling memahami adanya perbedaan agama.
Saya ketika berumur 3 hari, kata ibu. Saya adalah Bayi yang lucu juga menangis jika di tinggal ibu pergi, ibu selalu memberi saya ASI agar saya sehat juga menjadi anak yang pintar seperti sekarang ini, selain itu kata ibu. Saya adalah bayi yang kuat, saya jarang sakit karena memiliki gizi yang baik. Tetapi Saya masih sangat manja juga cengeng, karena kata ibu. Di usiaku yang masih sangat dini, saya masih belum bisa apa-apa kecuali minum ASI. Umur 8 bulan saya selalu di ajak orang tua saya pergi keluar kota, seperti ke Kebumen, Gombong, atau Jepara, umur sekecil itu saya selalu di dampingi oleh ibu kemana pun saya pergi karena ibu takut bila terjadi apa-apa dengan saya.
Saya Berhenti minum ASI saat saya umur 1,5 Tahun di masa itulah saya sudah bisa berjalan dengan kedua kaki saya, berkat bantuan orang tua saya yang selalu membimbing dan menuntun saya agar saya dapat berjalan, tak lupa dengan bantuan kakaku pula yaitu Mas Eko.
Saat itu pula kata ibu, saya suka bermain boneka, karena saya menyukai bulunya yang halus juga lucu ketika di pandang. Dan kata ibu, sewaktu kecil saya takut sekali dengan kucing, karena kata ibu saya suka diganggu oleh kucing saat bermain didepan rumah.
Ketika saya kecil umur 3 tahun saya memiliki cermin kecil yang saya gunakan untuk mengaca wajah saya yang cantik. Cermin itu sampai sekarang masih saya simpan karena, cermin itu memiliki nilai kenangan yang besar bagi saya.
Saya diterima di TK, Saya umur 4 tahun. Saya di terima di TK Pertiwi, di TK tersebut Saya menemukan banyak teman sebaya saya, saya amat senang karena saya riang gembira bermain bersama teman-teman TK saya, namun awal masuk TK saya sedikit mau, juga menangis karena Ibu saya tidak disamping saya.
Saya memiliki sahabat saat TK, yaitu Rissa Anggreini Putri , Dita, Ria Febriana. Kami selalu bermain bersama, permainan yang kami sukai adalah Tong Umpet, terkadang bila saya kalah, saya tidak terima, sering saja terjadi pertengkaram di antara kita, tetapi semua itu berlalu, karena kami adalah sahabat.
Saya mempunyai idola yaitu grub Warkop, yamg terdiri atas Dono, Kasino dan Indro. Mereka selalu membuat saya tertawa, juga mereka mengajarkan persahabatan yang abadi, saya ingin sekali menjadi mereka.
Waktu TK saya suka sekali melihat acara TV yaitu kartun Dragon Ball, karena kartun itu adalah kartun yang pertama kali saya lihat, dan cukup menarik, apalagi saat pemain utamanya mengeluarkan jurus “KAME-KAME-HA”, walapun saya perempuan, tetapi saya juga suka film kartun berbentuk pertarungan.
Saya juga mempunyai Tokoh TV yang saya sukai, contohnya seperti Barbie, karena dia anggun juga cantik, dia selalu mengajarkan saya berbuat baik, saya pernah berkata, “kalau saya besar nanti, saya ingin seperti Barbie”.
Saat saya pergi bermain sepeda dengan sahabat saya, saya jatuh dari sepeda dan masuk kedalam selokan, saya menangis karena baju saya kotor juga kaki saya lecet, sahabat saya tertawa, tetapi mereka menolong saya dan mengajak saya pulang untuk bertemu keluarga saya.

( UMUR 5TAHUN – 10TAHUN )

Setelah 2 tahun berlalu saya di TK Pertiwi, saya melanjutkan ke SD Pedurungan Tengah, umur saya menginjak 6 tahun, pertama masuk SD saya tidak malu, karena saya sudah pernah mersakan saat TK, tetapi saya sedikit sedih, karena pisah dengan teman-teman TK saya, tetapi saya sudah lebih agak dewasa, saya harus bisa.
Di SD saya memiliki sahabat baru, yaitu Fadilla Pandanarum, dia teman SD saya yang begitu populer, karena dia cantik sehingga teman sebaya saya yang laki-laki banyak yang menyukainya.
Saya dan sahabat saya selalu bermain bersama, permainan yang saya mainkan yaitu bermain sepeda-sepedaan keliling perumahanku, kami selalu bermain setiap hari minggu, dan tidak pasti kami bermain di hari itu.
Ketika SD saya takut sekali dengan guru saya, yaitu guru Matematika. Saya selalu di marahin karena selalu mendapat nilai jelek, tetapi saya tahu bahwa saya harus sering belajar dan giat, tetapi guru matematika saya memang memiliki wajah yang menyeramkan dan suara yang galak.
Saya memiliki tokoh idola yaitu sahabat saya sendiri “Fadilla Pandanarum”, sahabat saya selalu jadi yang terbaik di sekolahku, dia selalu mendapatkan nilai yang baik juga sering sekali dia mendapatkan rangking 1, saya ingin sekali sepertinya, tapi mengapa saya susah sekali untuk menjadi seperti dirinya, tetapi saya tahu saya pasti akan bisa seperti sahabat saya.
SD pun saya memiliki kesukaan melihat acara TV bahkan menjadi favorit saya, yaitu Amigos film dari Mexico, yang populer saat itu, walpun filnya sedikit agak membingungkan, tetapi saya hanya mengikuti Trend sekarang.

Selasa, 26 Oktober 2010

Tertawa Dapat Menular

Pasti kalian pernah mendengar ungkapan ini, "Tertawalah maka seluruh dunia akan ikut tertawa." Ternyata ungkapan ini bukanlah isapan jempol belaka. Berdasarkan sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa tertawa memang benar-benar bisa menular.

Otak akan merespons suara tawa dan menghubungkan otot-otot wajah sebagai persiapan untuk bergabung dengan ekspresi kegembiraan tersebut.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6YuYyKMKM9JAWotO_jZ4UU6iTOxYNUzemwtwsHe6jToVwMacvKB9lKMSUgi6Bbh2i6DiYVxSEC002G_Yhahvg3sCrzw377cPEz2N0tYCOcmuOux-kyoOLtz6jhFX0xTROPxLn2hn5g73b/s400/tertawa.jpg

Jika melihat orang tertawa atau membaca suatu cerita yang mendeskripsikan tentang tertawa, tanpa disadari seseorang akan ikut tersenyum atau tertawa. Jika menguap bisa menular, ternyata tertawa juga bisa menular. Hal ini dibenarkan oleh Sophie Scott, seorang ilmuwan syaraf di University College London.

Semua suara ini akan memicu respons di daerah premotor kortikal di otak yang menyiapkan otot di wajah untuk bergerak sesuai dengan suara yang didengar.

"Respons akan jauh lebih tinggi dan lebih menular terhadap suara positif daripada suara negatif. Hal inilah yang memaksa seseorang ikut tersenyum ketika melihat atau mendengar orang lain tertawa," ungkap Scott.

Selasa, 17 Agustus 2010

Indahnya Hari Kemerdekaan

Kemerdekaan adalah kebanggaan bagi Indonesia yang pertama kali tahun "17 AGUSTUS 1945"

Dan sampai sekarang selalu di jadikan sebagai hari yang membuat Bangsa Indonesia "SEMANGAT!" tapi Bangsa Indonesia selalu ragu, apakah Bangsa ini akan dijajah lagi... dan siapakah yang berkeininan menjajah Indonesia ?, apa yang membuat bangsa Indonesia sampai sekarang ingin di jajah ?, mengapa Warganya malah santai-santai ?.

kita tunggu kelanjutannya...
"TO BE CONTINUED"